Macam-macam Alat Bantu Visual

A. PENGERTIAN ALAT BANTU VISUAL

Alat bantu visual adalah alat bantu yang digunakan dalam melakukan Presentasi Bisnis yang bertujuan untuk membantu proses Presentasi Bisnis supaya para audiens(penonton) dapat memahami dan mengerti apa yang diharapkan oleh presenter.
Pada umumnya alat bantu visual dapat dibedakan menjadi:
- Alat Bantu Visual Cetak, yaitu alat bantu yang digunakan oleh presenter kepada audiens(penonton) dengan menggunakan media cetak seperti; White Board, Wall Chart, Flip Chart, Poster d.l.l.

- Alat Bantu Visual Elektronik, yaitu alat bantu yang digunakan oleh presenter kepada audiens(penonton) dengan menggunakan media-media elektronik seperti; Over Head Projector(OHP), Computer Presentation Projector(CPP), dan Video Cassette Recorder (VCR).

Adapun Manfaat Alat Bantu Visual bagi Presenter adalah:
* Dapat membuat image presenter menjadi baik dan berwibawa.
* Dapat membantu presenter untuk tidak keluar dari materi presentasi.
* Dapat membantu presenter untuk memperjelas informasi kepada audiens(penonton).
* Dapat membantu presenter untuk membuat suasana presentasi menjadi lebih hidup dan menyenangkan.
* Dapat membantu presenter untuk menarik perhatian audiens(penonton).

B. MACAM-MACAM ALAT BANTU VISUAL DALAM PRESENTASI

Alat bantu visual yang dilakukan dalam presentasi bisnis sangatlah banyak dan penting dibuat untuk kelancaran proses presentasi bisnis agar dalam berjalan dengan baik.
Berikut macam-macam alat bantu visual antara lain:
1. WHITE BOARD (papan tulis)
White Board adalah alat bantu visual yang termasuk media cetak dan termasuk dalam standarisasi dalam setiap ruang pertemuan.
Kelebihan dari White Board adalah:
* Mudah dijumpai karena merupakan alat standarisasi dalam setiap ruang pertemuan.
* Dapat ditulis dengan tangan.
* Dapat menampung aspirasi audiens(penonton) pada saat terjadi interaksi.
* Mudah dihapus apabila terjadi kesalahan tulisan.
* Tidak mudah sobek.
* Tidak memerlukan biaya yang mahal.

Kelemahan dari White Board adalah:

* Tulisannya kurang artistic sehingga mengurangi kesan wibawa terhadap para audiens(penonton).
* Tidak bisa dibawa kemana-mana.
* Bergantung kepada papan White Board, apabila kotor dapat menguranngi kesan bagus terhadap para audiens(penonton).
* Tidak bisa menyimpan materi sehingga apabila melakukan presentasi di tempat lain harus dibuat ulang.

2. FLIP CHART
Flip chart adalah alat bantu visual dengan menggunakan media cetak.
Kelebihan Flip Chart adalah:
* Dapat ditemukan dengan mudah.
* Dapat membuat slide materi dengan menggunakan tulisan tangan.
* Bisa disimpan sebagai arsip dan bisa dipakai untuk melakukan presentasi ditempat yang lain.
* Biayanya tidak mahal.

Kelemahan Flip Chart adalah:
* Mudah sobek karena terbuat dari kertas.
* Tulisannya kurang artistic sehingga dapat mengurangi kewibawaan seorang presenter.
* Tulisan hanya dapat dilihat dengan radius tertentu oleh para audiens(penonton).
* Tidak bisa dihapus sehingga tidak bisa menampung aspirasi para audiens(penonton) pada saat interaksi.

3. WALL CHART
Wall Chart merupakan alat bantu visual dengan menggunakan media cetak.
Kelebihan dari Wall Chart adalah:
* Menggunakan teknologi computer sehingga tulisannya lebih artistic dan bisa dilengkapi dengan gambar-gambar yang menarik.
* Bisa disimpan sebagai arsip sehingga dapat digunakan padat saat presentasi ditempat lain.
* Dapat dibawa kemana-mana karena tidak berat.
* Dapat ditempelkan ke dinding sehingga dapat menambah radius penglihatan bagi para audiens(penonton).

Kelemahan dari Wall Chart adalah:
* Mudah sobek sehingga dapat mengganggu keindahan tulisan dalam presentasi.
* Harus dibuat dengan menggunakan keahlihan khusus karena menggunakan teknologi komputer.
* Kadang harus menggunakan orang ketiga dalam pembuatan slide sehingga waktunya cukup lama.
* Biayanya cukup mahal.

4. OHP (OVER HEAD PROJECTOR)
OHP adalah alat bantu visual dengan menggunakan media elektronik.
Kelebihan dari OHP adalah:
* Tulisannya lebih artistic dikarenakan dapat menggunakan teknologi komputer.
* Kertas transparansi dapat dibawa dengan mudah.
* Bentuk tulisan dapat difokus baik untuk jarak jauh maupun jarak pendek dari audiens(penonton).
* Dapat disimpan sebagai arsip sehingga dapat digunakan pada saat melakukan presentasi di tempat lain.

Kelemahan dari OHP adalah:
* Mengandalkan aliran listrik sehingga apabila tenaga listrik mati tidak bisa digunakan dalam presentasi.
* Harus menggunakan transparansi dan layar/dinding projector sehingga apabila salah satu tidak ada maka tidak dapat digunakan.
* Menggunakan teknologi komputer sehingga butuh waktu dalam persiapan pembuatan slide atau materi.
* Tidak bisa dibawa kemana-mana karena alat ini tergolong berat.

5. CPP (Computer Presentation Projector)
CPP adalah alat bantu visual yang menggunakan media elektronik yang paling banyak dipakai oleh para presenter.
Kelebihan dari CPP adalah:
* Tulisannya sangat artistic dan dapat disertai dengan gambar, grafik, dan tulisan yang dapat menarik perhatian para audiens.
* Wibawa dan kharisma presenter menjadi lebih baik sehingga kesan pertama menjadi lebih menyenangkan.
* Dapat dibuat sebagai arsip sehingga dapat digunakan pada saat presentasi di tempat lain.
* Dapat menampung aspirasi para audiens pada saat interaksi apabila ada yang harus di tambahkan.
* Dapat dibuat denga tulisan yang besar dan kecil sehingga tulisan dapat dilihat dengan baik dari para audiens(penonton).

Kelemahan dari CPP adalah:
* Harus menggunakan tenaga listrik, apabila listrik mati tidak dapat digunakan untuk presentasi.
* Mengandalkan komputer/laptop dan layar proyektor, apabila salah satunya tidak ada maka tidak dapat digunakan.
* Harus dibuat terlebih dahulu sehingga membutuhkan waktu yang lama.
* Harus mempunyai keahlian khusus dikarenakan menggunakan teknologi komputer, bahkan mengandalkan orang ketiga jika tidak menguasai IPTEK.


* Biayanya sangat mahal dikarenakan harus memiliki alat tersebut terlebih dahulu.

Comments