Mengidentifikasi Presentasi Bisnis
A. PENDAHULUAN
Didalam Era Globalisasi ini, perdagangan bebas pun kian marak di sekitar kita sehingga banyak para pengusaha yang mengalami kesulitan dalam menjalankan usahanya. Hal itu dikarenakan banyak para pengusaha yang tidak bisa memperkenalkan produknya dengan baik kepada konsumen. Disaat perdagangan bebas ini jumlah variasi produk semakin meningkat sehingga membuat konsumen merasa kesulitan dalam memilih produk yang cocok bagi kebutuhan konsumen.
Untuk itu, para Pengusaha dituntut dapat memperkenalkan produk yang mereka buat kepada konsumen agar konsumen dapat mengenal produk yang dia jual sehingga volume penjualan menjadi bagus dan target perusahaan dapat tercapai yaitu mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.
B. PENGERTIAN PRESENTASI BISNIS
Salah satu solusi dalam memperkenalkan produk adalah dengan cara promosi. Promosi merupakan proses pemberian informasi mengenai produk kepada para calon konsumen agar konsumen dapat mengenal dan memahami manfaat produk sehingga konsumen tertarik untuk membeli produk tersebut.
Pada umumnya promosi dapat dibedakan menjadi:
a. Promosi Secara Langsung, Yaitu promosi yang dilakukan oleh produsen kepada konsumen tanpa melalui media.
Contoh: Presentasi, Personal Selling, dll,.
b. Promosi Secara Tidak Langsung, Yaitu promosi yang dilakukan oleh produsen kepada konsumen melalui media.
Contoh: Iklan, Brosur, Spanduk, dll,.
Berdasarkan penggunaan media, Promosi dapat dibedakan menjadi:
1. Promosi media elektronik, yaitu promosi yang digunakan dengan menggunakan media elektronik atau social antara lain: Iklan di TV, Radio, Internet, dll,.
2. Promosi media cetak, yaitu promosi yang digunakan dengan menggunakan media cetak antara lain: Iklan disurat kabar, majalah, brosur, spanduk, reklame, dll,.
Dalam hal ini kita akan membahas mengenai promosi secara langsung yaitu presentasi bisnis dimana presentasi bisnis merupakan proses penyampaian informasi bisnis dari presenter kepada audiens(penonton) dapat memahami dan menjalankan apa yang diharapkan oleh presenter.
Presenter adalah orang yang memberikan informasi bisnis kepada para pendengar sedangkan Audiens(penonton) adalah orang yang menerima informasi bisnis dari nara sumber.
Adapun keuntungan presentasi dibandingkan dengan promosi yang lain nya adalah:
Tidak memakan biaya yang tinggi.
Produsen dapat mengadakan kontak secara langsung kepada calon konsumen.
Produsen dapat berinteraksi kepada calon konsumen sehingga tercipta komunikasi dua arah.
Dalam memberikan informasi menjadi lebih jelas dan tepat kepada konsumen karena ada nya personal(orang) dihadapan konsumen.
Selain keuntungan presentasi bagi produsen, presentasi mempunyai beberapa tujuan yaitu:
1. Menginformasikan
2. Menjelaskan
3. Menyakinkan atau Mempengaruhi
C. HAL-HAL YANG DIPERHATIKAN DALAM PRESENTASI BISNIS
Dalam melakukan presentasi bisnis, terlebih dahulu seorang presenter memperhatikan beberapa hal agar presentasi dapat berjalan dengan lancar dan tepat. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam presentasi adalah:
Kenali Audiens yang akan diberikan informasi.
Anda harus mengetahui keadaan audiens mulai dari gender, usia, latar belakang, status audiens sehingga anda tidak salah dalam mengucapkan salam atau menyapa audiens karena kesan pertama dalam presentasi bisnis sangatlah mempengaruhi untuk tahap selanjutnya.
*Penguasaan materi yang baik.
Sebelum anda melakukan presentasi, terlebih dahulu anda mempelajari informasi yang akan diberikan dengan cara menguasai materi. Materi informasi janganlah dihafal melainkan dipahami sehingga tidak menyulitkan dalam penyampaian informasi kepada calon konsumen.
*Menggunakan volume suara yang jelas dan tidak terbata-bata.
Pada saat penyampaian materi informasi, hal yang sangat berpengaruh adalah volume suara anda. Disini anda di harapkan dapat menjaga volume suara agar tidak naik turun atau berubah-ubah sehingga audiens(penonton) dapat mendengar dengan jelas sehingga calon konsumen dapat memahami apa yang diinginkan oleh presenter dengan baik.
*Menggunakan kontak mata secara maksimal.
Dalam tahap ini, anda diharapkan dapat melihat para audiens(penonton) merasa diperhatikan secara merata. Jangan melihat audiens(penonton) hanya dari satu sudut pandang saja, karena jika itu terjadi maka para audiens(penonton) yang lain merasa tidak diperhatikan sehingga mereka akan merasa tidak dihargai dan merasa bosan.
*Menggunakan Body Language/bahasa tubuh secara maksimal.
Pada tahap ini, bahasa tubuh sangat penting untuk memperjelas informasi yang akan diberikan kepada calon konsumen. Dalam presentasi, kata-kata yang diungkapkan oleh presenter tidak semua dapat dipahami oleh calon konsumen, untuk itu bahasa tubuh sangat membantu dalam memperjelas informasi yang akan diberikan kepada calon konsumen.
*Menggunakan kata-kata humor yang bisa membuat suasana menjadi lebih hidup.
Pada tahap ini, kata-kata humor diperlukan untuk membangkitkan suasana dalam presentasi agar para audiens(penonton) tidak merasa bosan dan jenuh. Tapi dalam melakukan humor-humor segar haruslah pada saat yang tepat karena kalau tidak akan menjadi boomerang untuk presenter itu sendiri.
Comments
Post a Comment